Jomblo itu Baik
Assalamualaikum Ukhti, diera yang semakin maju dan berkembang membawa banyak perubahan dalam pola pikir dan perilaku masyarakat khususnya anak muda, dengan semakin berkembangnya zaman tak sedikit berdampak pada berubahnya pola pikir anak muda menjadi lebih dewasa belum waktunya. Perlahan lahan anak akan mencari jati dirinya, mereka ingin tahu siapa dirinya, dan bagaimana dunianya. Jaman sekarang banyak anak-anak dibawah umur telah mengenal kata "pacaran" menurutnya denga pacaran mereka dapat menemukan kebahagiaannya, menemukan jati diri yang selama ini mereka cari. Hingga tak sedikit dampak buruk yang sesungguhnya membuat mereka semakin terjerumus. Di zaman yang semakin maju, serba instan, serba gadget dan serba bebas dapat dengan mudah meracuni fikiran anak-anak yang masih lugu. Berpacaran adalah suatu hal yang biasa saat ini, bahkan jika anak muda tidak memiliki pacar mereka akan di cap tidak laku, tidak keren dan tidak berkembang. Sehingga "jomblo" adalah status yang membuatnya malu, di bully, bahkan dijauhi. Padahal berpacaran tidak 100% membawa dampak yang positif. Anak-anak jaman sekarang cenderung liar, kurang etitude, kurang hati-hati dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri tak sedikit dengan berpacaran akan membawa mereka kepada hal-hal yang negatif, seperti keluyuran dan nongkrong tidak jelas, pergaulan bebas hingga tak banyak muncul tindakan kejahatan pelecehat terhadap wanita, dan sungguh hal itu tidak ingin dan jangan sampai terjadi kepada diri kita, saudara kita, keluarga kita, orang-orang yang kita cintai. Banyak sekali anak muda yang memilih "enaknya" tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi. Memang tak semu orang yang berpacaran akan bertindak seperti itu, Ada sebagian orang yang menjadikan pacaran sebagai penyemangat, teman curhat, teman belajar dan teman jalan-jalan. Akhir-akhir ini anak muda dibuat kurang percaya diri dengan status "jomblo" mereka, sebenarnya apa yang salah jika mereka lebih memilih jomblo dari pada berpacaran. Padahal jomblo bukan berarti mereka tidak laku, atau tidak ada yang tertarik, mungkin mereka punya teman dekat bahkan teman spesial, hanya saja mereka lebih memilih berteman jika dibandingkan dengan berpacaran, selain itu pasti banyak anak muda yang berpikiran mengapa sampai saat ini aku masih jomblo? Apa tidak ada yang suka denganku? Apa aku tidak cantik? Apa aku tidak menarik? Ingatlah ukhti kecantikan hanyalah sampul, Akhi lebih memilih ukhti yang baik dalam perilaku dan juga hatinya bukan hanya cantik parasnya. Percayalah ukhti "jomblo" tidak akan membuatmu terpuruk karena "jodoh" adalah ketetapan Tuhan, Ketetapan terindah untuk manusia. Ukti, selama apapun ukhti berpacaran, jika dia bukan jodoh ukhti maka tidak akan menikah. Meskipun ukhti tidak berpacaran namun Allah berkata " itu jodohmu" , maka jadilah dia imammu, pendampingmu ukhti. Ingatlah dalam agama menjalin hubungan dengan lawan jenis tanpa hubungan pernikahan yang sah, maka itu adalah perbuatan zina, dan dosa yang dibenci oleh Allah. Maka marilah ukhti berbenah diri, memperbaiki diri, mempersiapkan diri menyambut "jodoh" yang telah ditetapkan Allah untuk ukhti. Jodoh, rezeki, dan maut hanya Allah yang tahu, manusia hanya bisa berusaha dan berdo'a. Jangan takut "jomblo" ukhti "jomblo itu baik" semoga Allah mengirimkan ukhti jodoh yang baik, yang beriman, yang mencintai ukhti dan dapat menuntun ukhti ke surganya Allah. Aamiin 🙏. Wasalamualaikum

Komentar
Posting Komentar